Partisipasi pengguna di jaringan Ethereum mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir

Liputan6.com, Jakarta – Jaringan mencatat capaian baru dalam tingkat pemanfaatannya, ditandai dengan lonjakan aktivitas transaksi harian ke titik tertinggi sepanjang sejarah. Data terbaru menunjukkan bahwa permintaan terhadap jaringan ini telah melampaui level puncak yang sebelumnya terjadi saat euforia NFT dan DeFi pada 2021.

Melansir Coinmarketcap, Senin (5/1/2026), berdasarkan data CryptoQuant, rata-rata transaksi Ethereum dalam tujuh hari mencapai 1,87 juta transaksi pada 31 Desember 2025. 

Capaian tersebut melampaui rekor lama sebesar 1,61 juta transaksi pada Mei 2021, sekaligus melewati puncak sementara yang sempat terjadi pada Agustus 2025. Sejalan dengan peningkatan tersebut, aktivitas alamat serta jumlah pengguna baru di jaringan Ethereum juga terus bertambah.

Advertisement

Partisipasi pengguna di jaringan Ethereum mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Analis mencatat jumlah alamat aktif naik menjadi 728.904, angka tertinggi sejak Mei 2021. Pada periode yang sama, lebih dari 270.000 alamat baru tercatat dalam satu hari, menjadi lonjakan harian terbesar sejak awal 2018.

 

Lonjakan Aktivitas Tanpa Kenaikan Biaya Signifikan

Peningkatan aktivitas jaringan yang berkelanjutan dinilai dipicu oleh serangkaian pembaruan teknis yang diterapkan sepanjang 2025. Selama tahun tersebut, Ethereum meluncurkan dua peningkatan utama, yakni Pectra dan Fusaka, yang dirancang untuk memperkuat skalabilitas serta menekan biaya transaksi bagi pengguna.

Pectra berkontribusi pada peningkatan kapasitas data, penyesuaian batas staking validator, serta sejumlah perbaikan kinerja jaringan. Selanjutnya, Fusaka menghadirkan implementasi PeerDAS yang memperbaiki ketersediaan data, mengurangi beban node saat permintaan tinggi, dan menjaga biaya transaksi tetap stabil meski aktivitas meningkat.

 

 

Keterlibatan Institusi

Selain faktor teknis, meningkatnya keterlibatan institusi turut menjadi pendorong tambahan. Pertumbuhan penggunaan stablecoin, ekspansi aset dunia nyata yang ditokenisasi, serta aliran dana melalui produk yang diperdagangkan di bursa turut memperkuat permintaan jaringan tanpa menyebabkan lonjakan biaya yang signifikan.

Ke depan, pengembang Ethereum telah menyiapkan rangkaian peningkatan besar lainnya pada 2026. Peningkatan Glamsterdam akan difokuskan pada peningkatan kinerja dan ketahanan jaringan, sementara pembaruan Hegota selanjutnya ditujukan untuk optimalisasi arsitektur jangka panjang serta penguatan desentralisasi.

Di tengah ketatnya persaingan dengan berbagai blockchain lain, para analis menilai Ethereum masih mempertahankan perannya sebagai infrastruktur utama bagi stablecoin, aset dunia nyata, keuangan terdesentralisasi, serta berbagai produk penghasil imbal hasil.

 

Advertisement

Advertisement

Rekomendasi

Advertisement

Advertisement

Search

About

Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown prmontserrat took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown prmontserrat took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged.

Categories

Gallery